Skip to main content

" TAKBIRAN "

-->
TAKBIRAN

Kamis, 26 november 2009. Pagi itu, aku di sekolah melakukan hal seperti biasa, seperti belajar, dan bercanda dengan teman-teman. Kami mendapat pengumuman dari ketua kelas, kalau nanti malam kami disuruh untuk takbiran di sekolah bersama-sama, dan esok harinya dilanjutkan dengan sholat idul adha. Tidak lama, bel pulang sekolah berbunyi, kegiatan belajar di sekolah selesai, kemudian aku dan teman-temanku pulang.
Malamya, setelah sholat maghrib temanku menelepon aku, jadi aku cepat-cepat datang ke sekolah untuk takbiran bersama. Dan aku bergegas untuk ganti baju dan berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah aku dan teman-temanku mengumandangkan takbir bersama-sama, tidak lama waktu menunjukkan kalau sekarang sudah pukul 07.00, kamipun berhenti sejenak untuk melaksanakan sholat isya’ berjamaah.
Sholat isya’ telah selesai, kami melanjutkan takbiran. Malam semakin larut, kami mulai lapar dan haus, waktu itu pukul 10.00 kami berhenti sejenak dan takbiran dilanjutkan oleh kakak kelas kami. Kami memutuskan untuk mencari makanan untuk melepas rasa lapar setelah cukup lama takbiran.
Perjalanan dimulai, dimulai dari gerbang sekolah kami menuju warung di dekat jembatan penyebrangan, kami mulai tanya kepada penjual di warung tersebut, tetapi di sana tidak banyak menjual makanan. Dan kamipun melanjutkan perjalanan. Aku dan teman-temanku mencari makanan di dekat jalan raya buduran, dan disana kami menemukan banyak penjual makanan, dan kamipun memilih-milih makanan, tapi uang yang kami tidak terlalu banyak. Dan kami pun hanya membeli beberapa pisang goreng, ote-ote, dan ubi goreng. Dan kami kembali ke sekolah, ketika kami kembali ke sekolah, kami merasa masih lapar, akhirnya kami membeli sekantung kripik singkong untuk di bawa ke sekolah. Akhirnya kami tiba di sekolah dan kami melanjutkan takbiran hingga larut malam.
Waktu menunjukkan sudah tengah malam, dan kami rasa waktunya untuk berhenti dan istirahat. Dan kami memutuskan untuk bermalam disekolah, karena kami besok juga harus melaksanakan sholat idul adha di sekolah. Dan akhirnya kegiatan dihari itu kami sudahi kemudian kami berangkat untuk tidur. Temanku ada yang tidur di lab. komputer, dan aku sendiri dengan kedua temanku memutuskan untuk tidak tidur di lab. komputer, karena disana terlalu dingin untuk kami bertiga.
Akhinya kami tidur di aula…


Translate


“TAKBIRAN”

Thursday, 26 November 2009. That morning, I at school doing things as usual, like learning, and joking with friends. We got an announcement from the head of the class, about tonight we were told to “takbiran” at school together, and the next day continued with Idul Adha prayer. Not long, school bell sounded, and learning activities at school is finished next I and my friends’ go home.
In the night, after pray maghrib my friend calling me, so I quickly came to the school to “takbiran” together. And I hurried to get dressed and go to school. Arriving at the school I and my friends read “takbir” together, not long time to show if it was at 07.00, we paused to pray isya’.
Isya prayer is completed, we continue “takbiran”. The night was late, we getting hungry and thirsty, then at 10:00 we stopped and “takbiran” followed by our seniors. We decided to look for food to release feel hungry after a long “takbiran”.
The journey begins, starting from our school gate to the shop near the crossing bridge, we started to ask the seller in the shop, but in there was not much sell a food. And we continue the journey. Me and my friends look for food near Buduran high way, in there we found lots of food vendors, and we chose a food, but we money not much. And we just buy some fried bananas, ote-ote, and sweet potato fries. And we back to school, when we go to school, we feel still hungry, we finally buy a bag of cassava chips to be brought to school. Finally we arrive to school, and we continued until night.
The time is show already middle night, and we feel the time to stop and rest. And we decided to stay at school, because we also have to perform tomorrow Idul Adha prayer at school. And finally our activity in the day is enough and then we went to sleep. My friend was sleeping in the Computer laboratoy, and I with my two friends decided to not sleep in the computer laboratory, because there's too cold for us.
Finally we are sleep in the auditorium...


Comments

Popular posts from this blog

[Infografis] Panjang Ideal Sebuah Konten di Media Online

Sebuah sosial media akan terlihat lebih bermanfaat untuk penggunanya jika mereka membuat sebuah konten yang isinya berkualitas. Kualitas sebuah konten di sosial media bukan hanya dari seberapa panjang konten tersebut dituliskan, karena semakin panjang konten dituliskan tidak menjamin sebuah informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada pembaca. Itu sebabnya panjang sebuah konten di sosial media sangat perlu untuk diperhatikan. Hal ini juga berkaitan dengan perbedaan sifat dan tampilan dari masing - masing sosial media. Oleh sebab itu, infografis berikut ini akan membantu menjelaskan bagaimana pentingnya mengatur panjang konten dan bagaimana menentukan panjang isi dari konten untuk masing - masing sosial media. 1. Postingan Facebook : Kurang dari 40 karakter 10 Powerful Tips to Increase Fan Engagement on Facebook by Jeff Bullas “ Very concise Posts – those between one and 40 characters – generate highest engagement “ ( sumber ) 2. Tweet : 100 karakter Twitter‘s Best...

Desain Seragam Olahraga

Coba coba bikin desain seragam olah raga sekolah, pake contoh seragam sekolahku

10 Percobaan CodePen yang Membuktikan Anda tidak Butuh Flash untuk Animasi Website

Web programmer seringkali membuat website interaktif dengan memakai flash. Sayangnya tidak semua browser dilengkapi Flash Player secara built-in, sehingga browser harus lebih dulu di install Flash Player untuk menjalankan animasi buatan anda.